🚘 Budaya antri di negara kita ini belum menjadi kebiasaan yang bisa dijadikan teladan, utamanya di jalan raya semua orang pingin lebih cepat dan ngak mau lambaaat.
Kadang kita harus berterimakasih sama pak ogah ( sebutan pengatur lalu lintas sipil) siang kepanasan hujan kehujanan tapi mereka rela dengan itu walau pengorbanan mereka hanya bisa dihargai orang 500-1000 perak saja tapi bagi pak ogah itu sudah suatu penghargaan buat mereka dari pada tidak memberi receh sama sekali.
Kebetulan saya bekerja di pingir jalan di hiruk pikuk kemacetan itu beberapa yang saya melihat responsif para pengguna jalan yang di atur oleh pak ogah.
👤 ada yang mengatain "kamu itu siapa ngatur ngatur..emangnya loe polisi?
👤 ada yang di atur malah tetep nerobos, di ingatkan malah ngajak berantem
👤 ada yang rapi antri dan utamnya kendaraan besar dan angkutan umum yang antri rapi dan tukang slonong itu adalah mobil kecil serta motor walau tk semua
👤 dan yang biasa ngasih receh itu biasanya kendaraan truk,mobil box,dan angkutan umum,selama yang saya lihat mobil kencling serta mulus tentunya mobil pribadi jarang yg kasih receh..ya mungkin di dompet mereka tak ada receh adanya atm dan kredit card semua,dan mungkin ada kemungkinan ngapai ngasih pak ogah ini kan jalan umum dan ngak tahu lagi apa di benak mereka lagi.
Yang jelas pak ogah sangat berperan sekali mengurangi kemacetan dan membantu bapak polisi 👮 mengatur lalu lintas.

